Skip to main content

Untuk Malam yang Selalu Sendiri

Tapi kau menarikku untuk bersamamu
aku tak mau 
kau memaksaku
ada apa denganmu?
tenangmu teduh
dan aku
tak bisa tidur 


aku hanya berharap kau menyayangiku
seperti bulan yang kau harap selalu purnama
tapi aku tahu diamdiam sebenarnya kaupun mencintaiku
walau sedikit
kau sadar bahwa aku selalu menemanimu,
tanpa kau temani



Kemudian aku tetap menemanimu

dan kau tetap mendiamkanku


selamat malam, pagi
selamat pagi, malam

Comments

Popular posts from this blog

'L' for L'Arc~En~Ciel and L'Ove. 2nd of May 2012.

"Hello Jekardah" . May 2nd 2012. Masih belum percaya bahwa kemarin maghrib baru pulang dari negeri sebelah, Malaysia- dalam rangka acara keluarga (dan you know, jalan-jalan) -  dan sekarang, pagi ini jam tujuh harus terbang bersama lion air untuk pergi ke jekardah. J-E-K-A-R-D-A-H, menurut pronounciation foreigner. Termasuk Laruku. masih belum percaya bahwa kedatangan kami kesini untuk melihat mereka konser ;') WOYYY AKU MAU LIAAT LARUKUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU! KYAAA!! rasanya pengen semua orang di bandara tau. seluruh dunia harus tau kalo aku lagi bahagia. Kesannya pamer sih, tapi orang yang bahagia rata-rata begitu lhoh ;) Rasanya sampe sekarang aja nggak percaya. Demi apa ini..

Yusuf / Cat Stevens – Heaven/Where True Love Goes

Halo. Habibah's here. Eyes wide open after V60 drinking at 6 pm dan tergerak untuk menulis reviuw lagu lama yang muncul lagi ke permukaan jam 1 pagi. Saya dengar berulang kali dan benar-benar menikmatinya. Kalau tidak benar-benar menikmati, saya tidak akan sampai tergerak untuk menulis ini. Mood saya juga langsung membaik seakan lupa bagaimana rupa mood saya ketika biasanya.  Ini lagu yang dinyanyikan beliau setelah menjadi aki, maksud saya akhi 'Yusuf Islam', yakni tahun 2006 ( walaupun convertnya sudah sejak tahun 1978). Dari judulnya saja kita tahu bahwa kemana arah lagu ini; ya betul, ke arah 'Sana'. The moment you walked inside my door I knew that I need not look no more I've seen many other souls before Ah but Heaven must've programmed you The moment you fell inside my dreams I realized all I had not seen I've seen many other souls before Ah but Heaven must've programmed you Oh, will you, will you, will you? I go where true love goes I go where...

Just like a korean drama

Mungkin lebih bijak kalo pertanyaan ini ditujukan buat kaum yang bisa melahirkan: siapa yang (nggak) suka film korea? Kemungkinan besar yang jawab nggak suka mungkin cuma beberapa, kalo dilihat dari sensus perkoreaan yang semakin meningkat. Masalahnya aku juga suka ( ̄  ̄)b